Laman

Tampilkan postingan dengan label abba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label abba. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Januari 2012

Cara Menghadapi Kanker

Hmmm... Kenapa Gue tiba tiba mengangkat Topik ini yah????
Mungkin karena ada teman saya yang meninggal karena leukimia. padahal anaknya baik banget. Yah. mungkin ini jalan agar saya bisa berbagi informasi tentang kanker darah.

Menurut artikel yang pernah saya baca, Manggis adalah salah satu solusi untuk kanker darah atau leukimia.
sekarang kita urai dulu khasiat manggis itu.

Menurut Dr. Berna Elya ( Peneliti dari Departemen Farmasi Universitas Indonesia )
Manggis berkhasiat untuk kesehatan dan Kecantikan


Manggis (queen of fruits) merupakan komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan karena memiliki antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Antioksidan manggis terdapat pada kulitnya yang bernama Xanthone. Kadarnya mencapai 123,97 mg per ml.Khasiat Xanthone bukan hanya antioksidan, tetapi juga antikanker. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis penghancur sel kanker. Xanthone mampu merawat beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru, dll. Xanthone dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit Tuberculosis (TBC), asma, leukemia, antiinflamasi dan antidiare. Faedah lain manggis sebagai antijamur dan antibakteri penyebab jerawat.


Tabir misteri keampuhan khasiat buah eksotik ini terkuak, namun sayang di tanah leluhurnya Indonesia, manggis belum banyak dimanfaatkan. Tak cuma daging buah manggis yang kaya akan vitamin C-66 mg, tetapi juga kulit nan multi khasiat.Antikanker, antioksidan, mujarab mengatasi jantung koroner dan mengatasi HIV, semua ini hanya sebagian kecil dari khasiat kulit manggis yang mengisi tong sampah. Di rimba raya sana masih banyak komoditas yang tetap menjadi misteri, dan akankah misteri ini tersibak kelak?


Menurut Dr. Ir. warid Ali Qosim, M.S ( Dosen Jurusan Budi Daya Pertanian dan Tim Ahli Divisi TTG Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unpad Bandung.

Kulit Buah Manggis Sebagai Anti Oksidan

ADA satu ungkapan yang sering dijumpai di masyarakat, “Biar hitam si buah manggis.” Ungkapan tersebut digunakan untuk menilai sesuatu jangan dilihat dari bentuk luarnya saja, tetapi lihatlah isinya. Begitu juga untuk menilai buah, jangan melihat kulit buah manggis yang berwarna cokelat hitam, tetapi daging buahnya yang berwarna putih, bertekstur halus, dan rasanya yang manis sekali bercampur asam sehingga menimbulkan rasa khas dan segar.

Buah bernama Latin Garcinia mangostana L. ini termasuk famili Guttiferae dan merupakan spesies terbaik dari genus Garcinia. Manggis termasuk buah eksotik yang sangat digemari oleh konsumen, baik di dalam maupun luar negeri, karena rasanya yang lezat, bentuk buah yang indah, dan tekstur daging buah yang putih halus. Tidak jarang jika manggis mendapat julukan Queen of tropical fruit (Ratunya Buah-buahan Tropik

Pada umumnya masyarakat memanfaatkan tanaman manggis karena buahnya yang menyegarkan dan mengandung gula sakarosa, dekstrosa, dan levulosa. Komposisi bagian buah yang dimakan per 100 gram meliputi 79,2 gram air, 0,5 gram protein, 19,8 gram karbohidrat, 0,3 gram serat, 11 mg kalsium, 17 mg fosfor, 0,9 mg besi, 14 IU vitamin A, 66 mg vitamin C, vitamin B (tiamin) 0,09 mg, vitamin B2 (riboflavin) 0,06 mg, dan vitamin B5 (niasin) 0,1 mg. Kebanyakan buah manggis dikonsumsi dalam keadaan segar, karena olahan awetannya kurang digemari oleh masyarakat.

Selain buah, kulit buah manggis juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit buah mengandung senyawa Xanthone yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa Xanthone tersebut hanya dihasilkan dari genus Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.

Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker meliputi breast, liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin, antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan. Kulit buah juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside.

Senyawa tersebut berperan penting pada pewarnaan kulit manggis. Kulit buahnya mengandung senyawa pektin, tanin, dan resin yang dimanfaatkan untuk menyamak kulit dan sebagai zat pewarna hitam untuk makanan dan industri tekstil, sedangkan dan getah kuning dimanfaatkan sebagai bahan baku cat dan insektisida.Efek biologi & farmakologi Rebusan kulit buah manggis mempunyai efek antidiare. Buah manggis muda memiliki efek speriniostatik dan spermisida. Ekstrak (n-heksana dan etanol) manggis memiliki tingkat ketoksikan tertentu pada penggunaan metode uji Brine Schrimp Test (BST). Dari hasil penelitian dilaporkan bahwa alfa mangostin (1,3,6-trihidroksi-7-metoksi-2,8-bis (3metil-2-butenil)-9H-xanten-9-on) hasil isolasi dari kulit buah manggis mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.

Dari hasil studi farmakologi dan biokimia dapat diketahui bahwa alfa mangostin secara kompetitif menghambat tidak hanya reseptor histamin H, mediator kontraksi otot lunak tetapi juga epiramin yang membangun tempat reseptor H1 pada sel otot lunak secara utuh.

Mangostin merupakan tipe baru dari histamin. Toksisitas pemberian ekstrak daun muda terhadap mencit bunting dengan dosis 500, 1000, dan 1500 mg/kg BB menunjukkan efek pada fetus berupa penurunan berat badan, terjadinya perdarahan pada fetus, dan adanya perubahan jaringan hati fetus seperti nekrosis pada sel hepar, tetapi tidak terjadi kelainan perkembangan dan aborsi. Ekstrak daun manggis dengan berbagai dosis dapat mengurangi jumlah sel spermatid, terjadi penambahan jumlah spermatozoa abnormal, dan lambatnya gerak maju spermatozoa mencit.

Ekstrak kulit buah yang larut dalam petroleum eter ditemukan dua senyawa alkaloid. Kulit kayu, kulit buah, dan lateks kering Garcinia mangostana mengandung sejumlah zat warna kuning yang berasal dari dua metabolit yaitu alfa-mangostin dan mangostin yang berhasil diisolas i. Mangostin merupakan komponen utama sedangkan mangostin merupakan konstituen minor. Ditemukan metabolit baru yaitu 1,3,6,7-tetrahidroksi-2,8-di (3-metil-2butenil) xanton yang diberi nama a-mangostanin dari kulit buah Garcinia mangostana.

Buah manggis digunakan untuk mengobati diare, radang amandel, keputihan, disentri, wasir, luka/borok. Selain itu, digunakan sebagai peluruh dahak dan untuk sakit gigi. Kulit buah manggis digunakan untuk mengobati sariawan, disentri, nyeri urat, sembelit. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri perut. Akar untuk mengatasi haid yang tidak teratur. Dari segi rasa, buah manggis cukup potensial untuk dibuat sari buah.


Nah, Sekarang sudah tahu kan, Mudah-Mudahan Informasi ini Berguna bagi semua yang membaca.... BTW, Like This Yooooo....heheheh

Rabu, 09 November 2011

Era BAru Bermain Gitar Digital ====> Tanpa Senar

Misa Digital Kitara adalah gitar stringless yang memberi Anda tampilan multitouch sensasional daripada menekan tombol untuk memodifikasi output aural dari input digital. Hal ini juga sebuah synthesizer onboard. Anda juga dapat menghubungkannya dengan peralatan audio Anda untuk tujuan eksperimen...
harga US $ 849, klo di rupiahin sekitar Rp8.500.00 klo 1 US $ =10.000...

Penampakannya Kayak Gini.....
 














Gimana? Siap Beralih Ke Dunia Digital????

Jumat, 21 Oktober 2011

Punya Ide Kreatif Dari Botol Bekas ???? bisa dapat Lomo Camera loh !!!

Kamu merasa kreatif dalam daur ulang ? ini saatnya kamu tunjukin kalo kamu bisa.

Mizone, mengadakan lomba ide kretif dari botol minuman Mizone, terserah lo mau buat apa tuh botol, yang penting bisa memili fungsi dan unik. mau lo jadiin celengan kek, mau lo jadiin kapal terbang kek, mau lo jadiin istana juga bisa, tapi butuh banyak banget botol tuh.....heheheh

Selain karena bisa menuangkan ide kreatif kamu, kamu juga akan mendapatkan imbalan berupa kamera lomo, eitt.... itu buat yang juara yah..... 1 minggu akan di bagikan 1 unit kamera lomo.

Jangan Sampai Ketinggalan Deh.... Buruan Lihat info Selengkapnya Disini

Lempar Pasir, Vini mengaku bela diri

VINI NOVIANI
GARUT - Sidang terdakwa Vini Noviani (33), guru honorer SDN Regol XIII Kiansantang, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Garut, Kamis (20/10/2011).

Dalam sidang tersebut, Vini membeberkan kronologis insiden pelemparan pasir kepada pengusaha, Ee Syamsudin, pada 6 Juni 2011 lalu. “Tindakan melempar segenggam pasir itu hanya spontan saya lakukan,” kata guru yang sehari-harinya mengajar Bahasa Inggris ini.

Vini membenarkan bahwa dirinya telah melempar pasir ke wajah Ee, namun dia membantah tuduhan jaksa bahwa dia sengaja melakukan hal itu. “Saya tidak ada niat bahkan berencana melakukan penganiayaan sama sekali. Itu (melempar pasir) saya lakukan untuk membela diri karena sebelumnya saya didorong jatuh oleh H Ee Syamsudin,” ujarnya.

Setelah melempar pasir, lanjut Vini, dia bergegas berdiri. Tak lama kemudian, seorang buruh bangunan yang tengah bekerja di sekitar rumahnya, Perum Balai Kembang Dayeuh Handap, langsung memegangi lengan Vini.

Vini sendiri tidak mengetahui Ee mengalami luka seperti yang tertera dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Menurut Vini, buruh bangunan yang memegangi lengannya itu langsung menjauhkannya dengan Ee.

"Saya tidak tahu dia (Ee) mengalami luka. Sebab saya tidak memerhatikan," katanya.

Selain memeriksa Vini, sidang yang dipimpin Hakim Ketua Aruminingsih ini juga turut mendengarkan keterangan saksi add charge yang dihadirkan tim penasehat hukum. Dua saksi ini adalah para orangtua siswa les Vini, Ny Iyet Hendrayati dan Ny Aan Riana.

Dalam kesaksiannya, keduanya sependapat insiden pelemparan tersebut dimulai setelah Vini didorong terlebih dahulu oleh Ee. Salah seorang saksi, Iyet, mengaku dirinya tidak mengetahui persis kejadian selanjutnya karena ia bergegas membawa pulang anaknya yang sebelumnya akan mengikuti les Bahasa Inggris di rumah Vini.

“Anak saya menangis ketika peristiwa itu terjadi. Saya langsung membawanya pulang karena khawatir akan mengganggu dampak psikologis,” tuturnya.

Sementara itu pengacara Vini, Rudy Gunawan, mengaku sangat menyesalkan teknik majelis hakim saat menanyai para saksi. Menurut Rudy, sebaiknya majelis hakim mendengarkan terlebih dahulu keterangan saksi secara utuh.

“Mereka (saksi) kan orang awam. Mereka ini adalah saksi yang melihat latar belakang kenapa insiden itu terjadi. Seharusnya majelis hakim membiarkan para saksi bicara dahulu. Jangan dipotong-potong,” katanya.

Vini dihadapkan ke pengadilan setelah dia melemparkan pasir ke wajah seorang penguasaha. Saat itu dia terlibat adu mulut dengan developer tersebut. Vini sempat didorong oleh sang pengusaha hingga jatuh tersungkur. Dia kemudian membalas dorongan itu dengan melempar pasir ke wajah sang developer.

Tidak terima dengan perlakuan itu, sang developer kemudian mempidanakan Vini dengan tuduhan penganiayaan. Percekcokan sendiri dipicu sengketa kredit rumah tinggal antara Vini dengan pihak pengembang perumahan.


Sumber : OKE ZONE